Siasat Berbunyi dari Workshop Tukar Getar Singkawang

Selama seminggu seniman lintas disiplin Singkawang bersama Yennu Ariendra (Yogyakarta), Nursalim Yadi Anugerah (Pontianak), dan J “Mo’ong” Santoso Pribadi (Yogyakarta), berproses menciptakan bunyi-bunyi harmoni.

Mereka berproses di ruang terbuka seperti Taman Burung, di depan Vihara Tri Dharma Bumi Raya, dan Taman Gunung Sari. Para seniman partisipan tidak hanya diajak untuk mengeksplorasi alat musik tapi juga benda-benda yang dapat menimbulkan bunyi.

Awalnya memang berasa sulit, namun kesungguhan peserta kiranya menjadikan proses itu penuh kejutan.

Ke-3 seniman yang menjadi fasilitator workshop berhasil mengajak seniman partisipan untuk mencoba metode dan kemungkinan baru dalam penciptaan karya. “Metode ini terbuka dan dapat diterapkan dalam berbagai penciptaan karya seni,” ungkap Yennu Ariendra, salah satu fasilitator, dari kelompok Teater Garasi Yogyakarta).

Para seniman muda Singkawang yang terlibat, antara lain : Ade Nugraha, Agung Eka, Anonk, Asamelyantisna Tainse, Ayub Dame D, Dean Lestari, Dwi Risti A, Elys Sumiyati, Farhan Hafifudin, Flavio Alvaro A, Julio Joveren J, Rika, Reza Ernanda, Rizky Agus S, Rian A P, Victoriana Marethy, Wandi Murti, dan Yucca Salsabilla

Workshop Tukar Getar (Exchanging Vibration) adalah pertemuan yang diinisiasi oleh Kelompok Teater Garasi dalam program Seri Pentas Antar Ragam di Singkawang. Kehadiran mereka sejak tahun 2017 telah bekerja sama dengan sejumlah komunitas seni dan seniman di Singkawang.

Nah, kawan-kawan berikut ini adalah feature dokumenter Perkumpulan MySingkawang yang merekam keseluruhan proses mereka. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *